Alhamdulillah, segala puji bagi Allah  yang masih mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan. Bulan  penuh ampunan, bulan penuh pahala. Namun jangan sampai kita menyia-nyiakan kesempatan besar ini. 

Rasulullah  ﷺ bersabda:

رُبَّ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوعُ وَالْعَطَشُ، وَرُبَّ قَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ قِيَامِهِ إِلَّا السَّهَرُ

"Betapa banyak orang yang berpuasa, tidak mendapatkan dari puasanya kecuali lapar dan dahaga. dan betapa banyak orang yang shalat malam,tidak mendapatkan dari qiyamnya kecuali begadang." -Sunan Ibnu Majah

Hadits ini menjadi peringatan keras bagi kita. Secara fiqih puasanya sah. Ia menahan makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan. Tapi di sisi Allah, pahala puasanya kosong.

Kenapa bisa begitu?

Karena Rasulullah  ﷺ bersabda:

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

"Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan dosa, maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya." -Sahih al-Bukhari

Artinya, inti puasa bukan hanya menahan lapar, tapi menahan diri dari maksiat. Menahan lisan  dari ghibah. menahan jari dari komentar yang menyakiti. Menahan mata dari yang haram. Menahan hati dari iri dan.dengki.

Ramadhan seharusnya membuat kita lebih sabar, bukan lebih pemarah. Lebih lembut, bukan lebih bukan lebih kasar.

Dan ingat, kesempatan ini tidak selalu datang.

Nabi ﷺ bersabda:

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

"Dua nikmat yang banyak manusia tertipu padanya: kesehatan dan waktu luang." -Shahih al-Bukhari

Hari ini kita masih sehat. Masih bisa berpuasa. Masih bisa tarawih. masih bisa membaca Al-Qur'an. Belum tentu Ramadhan tahun depan kita masih diberi kesempatan.

Maka jangan sampai Ramadhan berlalu, tapi yang berubah hanya jadwal makan kita. Jangan sampai yang kita dapat hanya lapar dan dahaga.

Semoga Allah menjadikan puasa yang penuh pahala, penuh ampunan, dan mengubah kita menjadi pribadi yang lebih bertaqwa.

Aamiin ya rabbal 'alamin.